Beatles Christmas edit, part I

(Source: liverpool-days, via nabawidhoen)

Selamat berakhir pekan! Mau sedikit bercerita tentang liburanku yg baru saja diberi gelar liburan terharkos. Jadi liburan kemarin itu tiba-tiba aja sangat kebelet ingin ke kidzania, mengingat umur yang sudah bukan batita lagi jadi susah juga cari anak sma yang masih ingin main di kidz. Tapi sungguh deh masih rame sekali kok…….. Akhirnya setelah buat janji dan berkali kali harkos berangkatlah aku & geng. Ira, Shelly lalu Zarfina yang menunggu di ibu kota sana. HA HA tertawa bahagia, akhirnya cita-cita bertamasya bisa kesampaian.

Kami berangkat ke kidz dari bandung naik travel, turun persis sebelah kidzania. Yah maklumi saja karena faktor buta arah perjalanan dari tempat travel yg harusnya bisa 5menitpun kami tempuh 30menit hoehoehoeee~

Sampai di kidz langsung ngantri tiket, agak shock habis rata rata yg mengantri itu bocah bocah batita macam iklan bebelac gitu, tapi yasudalah dinikmati dengan lapang dada. Masuk ke dalem pekerjaan pertama yang kita pilih itu jadi pembuat iklan, berhubung kita cuma bertiga, tiga tiganya berkesempatan jadi model iklan, lalu akhirnya jadilah sebuah pamflet yg sangatlah tidak seronok untuk dilihat dan terpampang distasiun tv kidzania :”(

Berikut ini beberapa dokumentasi yg sempat ditangkap kamera selagi kami bekerja. Dipersilahkan untuk menikmati huhehehehe.

Ceritanya jadi lawyer, keren ya.

Yang ini jadi tukang cat. yah hidup itu kadang diatas kadang dibawah kan. Hehe

Kalau ini jadi artis boardway!! hahahahaha terwujud cita cita walau sandiwara belaka. Disini shelly jadi penyihir, kalau aku sama Ira jadi Jaffar dalam pementasan Aladin~

Kita di kidz sayang sekali singkat waktunya, cuma 5 jam, jadi belum sempat main semua huhu, lain waktu, tahun depan pasti berkunjung lagi kesana! Nah, sekiranya cukup sekian dokumentasi dokumentasi dari kidzania, karna yg lainnya benar benar tidak pantas untuk di expose, terlalu tidak lazim hehe.

Lanjut dari kidzania kita ketemu zar di daerah ratu plaza, lalu melanjutkan journey naik busway ke Kota Tua. Disana puanassss sekali ga bohong, akhirnya begitu sampai langsung cari minum dan santai di warung ketoprak. Haha hihi gusap gosip gitu terus lanjut menghabiskan film kamera, dan foto foto tentu saja~

Jendela idaman. Entah mengapa.

HAHAHAHAHA!! Ini aku bersama Ira yang macho, serasi kan :”>

Masih kota tua, aku, ira & zar, shelly jarang terexpose karna lebih sering motoin hahah!

Nah ini dia, yang sebelah kiri itu! Shelly! Akhirnya dia tertera di foto ya. Satu dari sekian banyak fufufu.

Setelah makin sini makin sore aja, kita lanjut pulang ke rumah nenek aku yang jaraknya lumayan deket sama stasiun gambir. Naik busway juga, kayanya karna emang jam pulang kerja, buswaynya penuhhhh banget, kegencet sana sini tiada henti pokonya. Habis 3 kali transit di terminal busway, kita sampe rumah nenek aku hi hi hi pesta! Disana semua langsung tepar tidak terkecuali, sampe lupa waktu, tiba - tiba aja udah jam 8…… Kaget. Jelas aja soalnya kereta berangkat jam set9, dari situ langsung panikkkkk beud, langsung cari taksi dan memeras sang supir supaya ugal-ugalan hohoho.

Sampe di stasiun juga jauh lebih panik. Lari bringasan tanpa lihat keadaan sekitar. Waktu kita sampe itu kira-kira 5 menit lagi keretanya berangkat. Hooah makin mempercepat lari deh kita-kita, dan jalur 3 sangatlah jauh pula…… Kita lari udah sambil compang camping dan nubruk orang-orang sekitar sampai ada yang hampir terjungkal. Pokonya reka adegan yang sangat barbar teman-teman. Singkat cerita akhirnyahhhhh sampai juga gerbong kereta yg dituju hehe, langsung kalap minum trs langsung tidur lelap ga bangun bangun sampai bandung :———)

Sampe dibandung langsung pulang dijemput papi ira dari stasiun, lalu tepar, tepar, dan tepar sampai lupa kapan bangun tepar hahahahah pokonya journey kali ini berkesan sekali deh, bombarda cium untuk kalian teman-teman rekan wisataku!! Berjumpa lagi liburan selanjutnya dan selanjutnya dan selanjutnya!

Fujifilm, 400 asa


Selamat berlibur, bagi yang menunaikan.

Berhubung aku gak suka daerah pantai liburan kali ini sepakat memilih untuk kembali ke hutan. Ahah hah hah! Berkemah sih lebih tepatnya. Tempat perkemahannya diputuskan di sekitar daerah cikole, yang cuacanya amat sangat dingin sekali, tanpa toleransi. Disitu banyak banget wahana, dari mulai wahana anggun memetik stroberi sampai bermain panjat tebing hoho.

Ini dia beberapa hasil terfavorit yang sempat tertangkap oleh Ricoh-ku.

Hari pertama, kalau yang lain sibuk main wahana yang extreme aku cuma berminat naik wahana menunggang kuda, tujuannya supaya seperti gadis anggun yang di serial kartun makibau~

Hari kedua, aku sama mami ikutan jogging track. Ini pantangan besar karna emang harus banget bangun pagi biar gak ditinggal. Akhirnya kita keliling liling lereng gunung tangkuban perahu. Disitu daerahnya masih sejuk, banyak yang sedang bercocok tanam sama membajak sawah. Tapi tracknya emang susah banget, pokonya pantas diberi judul mendaki gunung lewati lembah bersama mamiku yang seperti karung goni dan ingin langsing. Sepatupun juga jangan harap selamat, dadas penuh dengan lumpur huehe.

Bercocok tanam sambil berpose.

Nah kalau yang ini kolecer, dapet dari pemandu jogging track karna berhasil melewati rintangan dengan selamat~ Kebetulan selama disana anginnya kenceng sekali jadi memang paling tepat mengisi waktu luang sambil bermain kolecer.

Dannnnnnnnnnn yang terakhir ini yang ditunggu-tunggu dan paling di idam idamkan ahahah! Rumah pohon. Paling asik emang nongkrong disini, niscaya bakal mendapat pemandangan yang tidak mengecewakan. Pokonya pengobat rasa jenuh dalam tenda.

Lalu hari ketiga, ga banyak ngapa-ngapain sih, cuma memetik stroberi dan siap-siap kembali pulang ke kota, yay! Pesta pora! Akhir yang indah untuk liburan kali ini hohoho begitu deh sekiranya. Sampai jumpa pada liburan-liburan berikutnya, salam rumah pohon :’)

Lucky Black and White, expired

Ersa: Bi Ngkayy, pesen mie air ya satu!
Bingkay: .................... (hanya bisa terdiam, membisu, dan menatap)
Ersa: Ituloh bingkay, mie kuah..
Bingkay: Oh jadi kalau mie goreng mie darat?
Warung Nasi Bufet Lima -Ricoh GX-1 Kodak Lucky asa 200

Warung Nasi Bufet Lima -Ricoh GX-1 Kodak Lucky asa 200

Halo, Hari Jumat kemarin adalah hari paskah, hari paskah itu tanggal merah dan tanggal merah artinya….. libur sekolaaaa!! yips yips

Berhubung liburan aku sama temanku silma rencananya mau hunting hunting foto selagi sempat eheheh, tanpa perdebatan akhirnya diputuskan tujuan kita yang pertama Stasiun Kreta Api lalu lanjut ke Taman Makam Belanda, Karrkoff. cekidot cekidot.

Tujuan Pertama - Stasiun Kereta Api Bandung

Waktu sampai di stasiun aku sama Silma dengan gagah dan polosnya menghampiri satpam minta dibukain pintu masuk.Jelas aja nggak boleh apalagi bawa bawa kamera. Kata Pak satpam foto-foto itu dilarang, Nah-loh.

Akhirnya karna aku dan silma anak yang cerdas dan panjang akal (fufufu) akhirnya kami beli tiket kereta api. Singkat cerita, kita minta karcis kereta yang paling murah dan….Spektakuler teman-teman! Enggak disangka sangka akhirnya tiket kereta api tujuan cicalengka dengan harga yang fantastik mendarat di tangan hohoho. Berapa coba? Seribu rupiah saja :—-) Akhirnya kita masuk dengan mulus semulus pahaku.

Ini dia beberapa hasil huntingnyua
Kereta Api -Lucky asa 200
Line 3 -Lucky, asa 400
Kereta Api Wayang -Lucky asa 400
Yang ini, aku
Habis foto yang terakhir ini tiba-tiba secara misterius ada yang gebuk-gebuk kaca kereta dari dalem oh may gadd, ternyata satpam dong dengan tampang murka liat kita jeprat jepret sesuka hati. Akhirnya kita melarikan diri, lari sejadi-jadinya dan tentunya jadi sasaran empuk huntingan satpam. Kami yang malang -Bersambung
Ini Aku sama Farisya, masih dalam episode bermain dengan balon.

Ini Aku sama Farisya, masih dalam episode bermain dengan balon.

Klasik di Toko Buku Djawa -Ricoh GX-1, Kodak Colorplus Film

Klasik di Toko Buku Djawa -Ricoh GX-1, Kodak Colorplus Film

SPINROUNDONMYDICK